Notula "Pengumpulan Data Penelitian Kuantitatif Melalui Tes, Kuesioner, Wawancara, dan Observasi"

 


Perkuliahan Pertemuan ke- 4

Tanggal: 20 September 2021 sd 27 September 2021 (satu MINGGU)

 

TEMA/TOPIK: Pengumpulan Data Penelitian Kuantitatif Melalui Tes, Kuesioner, Wawancara, dan Observasi

 

PEMAKALAH

No

NIM

Nama Mahasiswa

Judul sub-Makalah

1

210321868017

Fauzia Dwi Sasmita

Pengumpulan Data Penelitian Kuantitatif Melalui Tes dan Kuesioner

2

210321868014

M. Ali Alfian

Pengumpulan Data Penelitian Kuantitatif Melalui Wawancara dan Observasi

 

KEHADIRAN MAHASISWA

1. Jumlah seluruh mahasiswa peserta matakuliah             : 16 mahasiswa

2. Jumlah mahasiswa yang hadir                                                                : 14 mahasiswa

3. Jumlah mahasiswa yang TIDAK hadir                                  : 2 mahasiswa

No

NIM

Nama Mahasiswa TIDAK hadir

Alasan TIDAK hadir

1

210321868031

Rizqiatul Hasanah

Tidak hadir di forum diskusi dan tidak mengumpulkan essay

2

200321859517

Selvina Visbad Saiya

Tidak hadir di forum diskusi dan tidak mengumpulkan essay

 

Catatan:

Mahasiswa dinyatakan TIDAK hadir

·         jika ia seorang penyaji, maka ia TIDAK melalukan 3 hal berikut: (1) membuat 1 submakalah, (2) melemparkan topik diskusi, dan (3) menjawab semua pertanyaan yang berkait dengan submakalah, dan atau menanggapi saran/pendapat bukan anggota

·         jika ia bukan penyaji, maka ia TIDAK melalukan 3 hal berikut: (1) mengajukan pertanyaan, (2) menanggapi saran/pendapat mahasiswa lain, dan (3) mengumpulan tugas esei kecil

 

NOTULA Diskusi:

Top of Form

                                            

Bottom of Form

Description: Picture of Fauzia Dwi Sasmita

Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

Fauzia Dwi Sasmita

Monday, 20 September 2021, 7:10 PM

 

Aldi, dalam penelitian terbarunya ini dia ingin melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi belajar terhadap hasil belajar fisika siswa sma di kabupaten Banjar.  Menurut teman-teman instrumen apa yang cocok untuk digunakan Aldi dalam penelitiannya kali ini? Berikan alasan dan penjelasannya juga, ya

 

Permalink | Reply

Description: Picture of Kurnia Islamiyah

Re: Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

Kurnia Islamiyah

Monday, 27 September 2021, 11:11 AM

 

Terima kasih atas uraian materinya Mbak fauzia, 

Berarti ada dua instrumen, yang pertama tes untuk mengetahui prestasi belajar, dan quesioner untuk memgethui motivasi anak anak dalam belajar Fisika.

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Shinta Dewi susanti

Re: Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

Shinta Dewi susanti

Monday, 27 September 2021, 9:55 AM

 

Saya sependapat dengan teman-temanuntuk mengetahui hasil belajar siswa bisa menggunakan instrumen tes yang dapat berupa pretest dan posttest,

untuk mengetahui motivasi belajar siswa bisa menggunakan instrumen kuisioner atau jika ingin lebih mendalam bisa juga melalui wawancara mendalam

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Fauzia Dwi Sasmita

Re: Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

Fauzia Dwi Sasmita

Monday, 27 September 2021, 9:41 AM

 

terimakasih atas tanggapannya, mbak. perbedaan antar keduanya terletak pada tujuan penelitian yang akan kita lakukan, sebagaimana contoh kasus yang saya sajikan,

kita bisa menggunakan keduanya pada penelitian kita. misalnya kita ingin mencari tahu hubungan antar karakter "bertanggung jawab" dengan "hasil belajar.", maka kita dapat menggunakan kedua instrumen tersebut dalam 1 penelitian yang kita lakukan

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Fauzia Dwi Sasmita

Re: Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

Fauzia Dwi Sasmita

Monday, 27 September 2021, 9:36 AM

 

terimakasih atas tanggapannya mbak anin, sebenarnya "mana yang lebih signifikan" bergantung pada tujuan penelitian kita.

data berupa tes (terutama jika hasil dari tes tersebut dapat langsung diskor atau diintrepretasikan hasilnya, seperti tes pilihan ganda), biasanya digunakan untuk tujuan mencari tahu kemampuan individu (sejauh mana pemahaan konsep atau kemampuan hasil belajaranya).

adapun data berupa angket, biasanya digunakan untuk mencari tahu karakteristik individu, seperti misalnya minat belajar atau karakter tanggung jawab,

 

namun, jika kita ingin mengukur kepribadian individu, seperti misalnya pertanyaan mas imam sebelumnya; bahwa kita dapat mengukur kepribadian dengan menggunakan tes atau kuesioner, maka keputusan untuk menggunkan instrumen mana  yang kita pilih, sekali lagi bergantung pada kesanggupan dan kemampuan kita sebagai peneliti.

misalnya kita (orang pendidikan fisika) ingin mengetahui kepribadian siswa, maka saya sarankan kita menggunakan kuesioner. sebab, jika kita menggunakan tes (terutama tes yang jawabannya berupa pilihan ganda, kerap disebut tes psikotest), maka kita tidak memiliki kapasitas ilmu yg cukup untuk menganalisis data yang kita peroleh.

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Christina Martha

Re: Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

Christina Martha

Monday, 27 September 2021, 9:19 AM

 

Salam Cakrawala !

Terima kasih untuk materi yang Saudari Fauzi berikan untuk memberikan insight bagi kami.

Menurut saya instrumen yang sesuai adalah instrumen tes berupa pre-test dan post test untuk mengetahui hubungan motivasi belajar terhadap hasil belajar Fisika siswa SMA, Kabupaten Banjar. Dimana pre-test diberikan sebelum diberikan perlakuan eksperimen dan post-test setelah diberikan perlakuan eksperimen terhadap sampel.

Mohon izin bertanya, apa perbedaan dari instrumen tes dan kuesioner ? Dan kapan kita menggunakan salah satu saja untuk penelitian menggunakan kuesioner dan kapan kita menggunakan tes saja ? atau bisa keduanya ? Terima kasih.

Regards,

Christina Martha/ 210321868003

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Anindyta Nur Rizkyana Safitri

Re: Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

Anindyta Nur Rizkyana Safitri

Monday, 27 September 2021, 5:47 AM

 

Saya juga sependapat dengan teman-teman sebelumnya, bahwa untuk mengetahui hasil belajar siswa bisa menggunakan instrumen tes yang dapat berupa pretest dan posttest, namun untuk mengetahui motivasi belajar siswa bisa menggunakan instrumen kuisioner. 

Mohon izin bertanya, Dalam pengumpulan data berupa tes dan angket , manakah yg lebih signifikan hasilnya pada penelitian ?

Terimakasih 

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Fauzia Dwi Sasmita

Re: Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

Fauzia Dwi Sasmita

Sunday, 26 September 2021, 9:20 PM

 

terimakasih atas tanggapannya. menurut sepaham saya, karena penggunaan kuesioner jauh lebih efisien. peneliti kerap menggunakan skala likert di mana hasil atau skor data yang diperoleh berupa data kuantitatif sehingga analisis datanya pun juga lebih mudah. adapun tes kepribadian yang cenderung menyajikan pilihan jawaban dalam bentuk pilihan ganda di mana tiap-tiap pilihan tersebut berupa uraian (data kualitatif), sehingga peneliti harus menganalisis lebih dalam merepresentasikannya secara lebih akurat. 

mungkin kita pernah mengikuti tes kepribadian (seperti MBTI, misalnya) yang menyimpulkan kepribadian seseorang berdasarkan jawaban dari rentang sangat setuju-sangat tidak setuju (seperti skala likert). padahal bentuk pengumpulan data seperti itu sejatinya adalah juga merupakan kuesioner.

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Fauzia Dwi Sasmita

Re: Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

Fauzia Dwi Sasmita

Sunday, 26 September 2021, 9:20 PM

 

terimakasih atas tanggapannya. menurut sepaham saya, karena penggunaan kuesioner jauh lebih efisien. peneliti kerap menggunakan skala likert di mana hasil atau skor data yang diperoleh berupa data kuantitatif sehingga analisis datanya pun juga lebih mudah. adapun tes kepribadian yang cenderung menyajikan pilihan jawaban dalam bentuk pilihan ganda di mana tiap-tiap pilihan tersebut berupa uraian (data kualitatif), sehingga peneliti harus menganalisis lebih dalam merepresentasikannya secara lebih akurat. 

mungkin kita pernah mengikuti tes kepribadian (seperti MBTI, misalnya) yang menyimpulkan kepribadian seseorang berdasarkan jawaban dari rentang sangat setuju-sangat tidak setuju (seperti skala likert). padahal bentuk pengumpulan data seperti itu sejatinya adalah juga merupakan kuesioner.

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Imam Al Anshori

Re: Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

Imam Al Anshori

Sunday, 26 September 2021, 7:50 AM

 

Sependapat dengan teman-teman sebelumnya bahwa instrumen yang dapat digunakan adalah instrumen tes untuk menentukan hasil belajar siswa serta instrumen kuesioner dapat digunakan untuk mengetahui motivasi belajar siswa. 

Sekalian izin bertanya mengapa dalam proses penelitian pendidikan untuk mengetahui kepribadian peserta didik (sikap, minat, motivasi) seorang peneliti cenderung lebih memilih instrumen kuesioner dibandingkan instrumen tes psikologis atau tes kepribadian. Dimana sesuai makalah yang disampaikan tes tes kepribadian juga dapat digunakan untuk menentukan hal tersebut  

Terimakasih

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Hidayatullah Hana Putra

Re: Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

Hidayatullah Hana Putra

Sunday, 26 September 2021, 12:06 AM

 

Salam...

dengan kasus penelitian seperti ini, kita dapat menggunakan desain penelitian kuantititaif eksperimental dengan desain true eksperimental. dimana seorang peneliti harus mengetahui nilai awal siswa sebelum termotivasi untuk belajar lebih baik dan kemudian nanti dibandingkan dengan nilai siswa setelah mendapatkan perlakuan atau termotivasi untuk belajar, dari sinilah penliti dapat mengukur keberhasilan perlakuan dengan akibat yang dihasilakn. terimakasih

 

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Magfira Cindy

Re: Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

Magfira Cindy

Saturday, 25 September 2021, 6:24 AM

 

Saya sependapat dengan Mbak Neng. Untuk mengetahui hubungan, maka instrumen yang digunakan adalah soal tes, biasanya menggunakan pretest dan posttest. Instrumen pretest dan posttest bisa sama atau berbeda. Jika berbeda, perlu dipastikan bahwa instrumen tersebut mengukur hal yang sama. Siswa yang memperoleh hasil tinggi disimpulkan bahwa motivasi belajarnya tinggi dan sebaliknya. 

Selain itu juga menggunakan lembar observasi yang bertujuan mengetahui proses belajar-mengajar baik kendala maupun temuan-temuan dan memastikan bahwa pokok-pokok pembelajaran telah disampaikan.

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of NENG DYAH SURYA PRATAMA

Re: Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

NENG DYAH SURYA PRATAMA

Thursday, 23 September 2021, 7:28 PM

 

tujuan : hubungan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa.

 

bisa menggunakan instrumen tes, dimana untuk hasil tes siswa yang tinggi, dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa juga tinggi. dan sebaliknya. disini hanya tau hasilnya saja (nilai)

untuk lebih jelasnya tentang alasan siswa, misalkan hasil tes siswa kecil, maka motivasinya juga kecil, di kuesioner ini bisa dicantumkan point tentang alasan2 siswa sehingga nilainya bisa kecil, bisa juga ketidakpahaman siswa dibagian mana, dan seterusnya.

terimakasih

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Miftahuljannah Muslimin

Re: Diskusi Kel 6 (Pengumpulan data melalui tes dan kuesioner)

Miftahuljannah Muslimin

Wednesday, 22 September 2021, 8:10 PM

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Menurut saya instrumen yang dapat digunakan untuk mengetahui hubungan hasil belajar dan motivasi belajar  adalah instrumen kuesioner/angket dan instrumen tes. Instrumen keusioner digunakan untuk memperoleh informasi mengenai variabel bebas yaitu motivasi belajar sedangkan instrumen tes digunakan untuk memperoleh infromasi mengenai variabel terikat yaitu hasil belajar fisika siswa.

Untuk kuesioner digunakan kuesioner tertutup yaitu dilengkapi dengan pilihan jawaban sehingga siswa tinggal memilih. DImana penskoran memakai skala likert. Untuk instrumen tes dapat digunakan bentuk tes pilihan ganda, dimana memperoleh skor 1 untuk jawaban benar dan skor 0 untuk jawaban salah.

Permalink | Show parent | Reply

Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

Teman-teman pasti pernah melakukan wawancara atau observasi, baik dalam penelitian ataupun dalam kegiatan lain.

Silahkan teman-teman ceritakan pengalaman dalam wawancara dan observasi tersebut. dan bagaimana pengalaman tersebut dapat di gunakan sebagai sarana pengumpulan data? atau ada rencana menggunakan wawancara atau observasi dalam penelitian mendatang

Link Berikut ini mungkin bisa menambah pengetahuan teman-teman tentang wawancara dan observasi https://pengumpulandatakuantitatif.blogspot.com/2021/09/pengumpulan-data-penelitian-kuantitatif_20.html

Permalink | Reply

Description: Picture of NENG DYAH SURYA PRATAMA

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

NENG DYAH SURYA PRATAMA

Thursday, 23 September 2021, 7:31 PM

 

ketika membuat daftar pertanyaan yang dibutuhkan saat wawancara, sebaiknya cantumkan se rinci mungkin tiap point nya, karena terkadang, jawaban siswa dari 1 pertanyaan sangatlah singkat, dan itu akan menjadi boomerang ke kita tentang ketidak lengkapan data. jadi sebisa mungkin dibuat dengan rinci, yang sekiranya bisa memenuhi data penelitian yang dibutuhkan

terimakasih

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of M. Ali Alfian

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

M. Ali Alfian

Monday, 27 September 2021, 6:20 AM

 

terimakasih telah berbagi pengalaman

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Briliantama Akbar Taufiq

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

Briliantama Akbar Taufiq

Friday, 24 September 2021, 7:13 PM

 

Assalamualaikum Wr Wb.

Sebelumnya saya sampaikan terimakasih kepada Penyaji atas sharing ilmunya. Mohon izin bertanya untuk metode dalam pengumpulan data yang sudah dijelaskan terdapat 2 metode yaitu wawancara dan juga observasi, jika pada suatu penelitian menggunakan 2 metode tersebut bersamaan dimana diawali dengan melakukan observasi lalu dilanjutkan dengan wawancara apakah diperbolehkan? Jika tidak diperbolehkan mengapa? Jika diperbolehkan kira" apa keuntungan dari kekurangan dari penggunaan 2 metode tersebut? Sekian pertanyaan saya mohon penjelasannya.

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of M. Ali Alfian

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

M. Ali Alfian

Monday, 27 September 2021, 6:21 AM

 

menurut saya di perbolehkan, kuntunngannya tentu saja data akan semakin valid, kekurangannya cuma ada di wktu yang dibutuhkan dalam penelitian

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Miftahuljannah Muslimin

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

Miftahuljannah Muslimin

Friday, 24 September 2021, 9:09 PM

 

Assalamualaiku wr wb. Terimakasih atas presentasi makalah oleh kelompok 6 tentang pengumpulan data penelitian.

Mohon izin bertanya, apakah informasi yang diperoleh saat observasi / wawancara awal yang dilakukan sebelum merumuskan masalah penelitian dapat dijadikan data penelitian? atau informasi yang diperoleh tersebut hanya sebatas digunakan sebagai latar belakang dirumuskannya suatu masalah? Mohon penjelasannya. Terima kasih.

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of M. Ali Alfian

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

M. Ali Alfian

Monday, 27 September 2021, 6:24 AM

 

bisa digunakan pada data penelitian, dengan catatan data tersebut berhubungan dengan metode penelitian yang dilakukan

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Nurani Fitri

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

Nurani Fitri

Saturday, 25 September 2021, 5:48 AM

 

Sebelumnya, terimakasih kepada penyaji yang telah membagikan materi diskusinya

Disini saya akan menanggapi diskusi yang dibagikan, dalam penelitian sebelumnya saya menggunakan teknik wawancara dan observasi, namun tujuannya bukan untuk diolah sebagai hasil dari penelitian, melainkan untuk mengetahui bagaimana kondisi dan untuk mengetahui apa yang dibutuhkan dan yang harus dipersiapkan dalam penelitian

Kemudian, saya juga ingin mengajukan pertanyaan, apakah kedua teknik ini bisa digunakan untuk setiap jenis penelitian? bagaimana cara menentukan pertanyaan yang baik dan apakah ada jumlah minimal dan maksimal untuk pertanyaan wawancara?

Sekian dari saya, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penyusunan kalimat. terimakasih

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of M. Ali Alfian

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

M. Ali Alfian

Monday, 27 September 2021, 6:30 AM

 

tidak semua penelitian menggunkan teknik ini, tidak ada minimal dan makimal pertanyaan  minimal mengandung 5W1H

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Hidayatullah Hana Putra

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

Hidayatullah Hana Putra

Saturday, 25 September 2021, 11:42 PM

 

Assalamu'alaikum..

Observasi dan wawancara adalah dua metode dari sekian metode yang bisa digunakan dalam mengumpulkan informasi atau data. dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang sesuai dengan kebutuhan informasi yang dibutuhkan oleh seorang peneliti. Pertanyaan saya jika penelitian kita adalah penelitian kuantitatif, bagaimana seharusnya peneliti menggunakan metode wawancara sebagai cara memperoleh data kuan?  ataukah wawancaracara ini hanya cocok untuk penelitian kualitatif ? 

mohon penjelasan dan sarannya.

terimakasih

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of M. Ali Alfian

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

M. Ali Alfian

Monday, 27 September 2021, 6:26 AM

 

wa alaikum salam, pengumpulan data dengan wawancara juga bisa di gunakan metode kuantitatif contoh sederhanya. ketika mendapatkan nilai dari pemahaman konsep seseorang berkebutuhan kusus seperti tuna netra maka kita bisa menggunakan wawanara

 Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Revista Rizky Rahmanniar

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

Revista Rizky Rahmanniar

Sunday, 26 September 2021, 12:59 AM

 

Assalamualaikum 

Saya ucapkan terimakasih kepada penyaji yang sudah memaparkan materinya mengenai teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Namun saya mohon izin bertanya kepada penyaji manakah teknik pengambilan data (antara wawancara dan observasi) yang lebih akurat untuk dijadikan data dalam penelitian? Mohon penjelasannya. 

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of M. Ali Alfian

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

M. Ali Alfian

Monday, 27 September 2021, 6:28 AM

 

akurasi bukan didasarkan teniknya, tetapi pada instrumen dan pengolahan data yang tepat

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Imam Al Anshori

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

Imam Al Anshori

Sunday, 26 September 2021, 8:00 AM

 

Izin bertanya terkait jenis observasi partisipatif dan non-partisipasi. Dijelaskan bahwa observasi partisipatif adalah observasi yang dilakukan secara langsung oleh pengamat dengan cara ikut serta dalam kegiatan atau aktivitas yang ingin diamati. Oleh karena itu pertanyaan saya bagaimana cara peneliti agar fokus dalam melakukan observasi sementara melakukan kegiatan lain dalam penelitian. Misalnya Seorang guru harus melakukan observasi keaktifan belajar siswa dalam proses belajar. Terimakasih mohon penjelasan dari teman-teman.

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of M. Ali Alfian

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

M. Ali Alfian

Monday, 27 September 2021, 6:31 AM

 

dengan menggunakan istrumen dan indikator yang tepat kita bisa meminta antuan orang lain untuk melakukan observasi

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of Christina Martha

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

Christina Martha

Monday, 27 September 2021, 9:47 AM

 

Salam Cakrawala !

Terima kasih untuk Saudara Alfian yang telah memberikan insight kepada kami.

Mengenai pengalaman dalam wawancara dan observasi dan bagaimana pengalaman tersebut dapat di gunakan sebagai sarana pengumpulan data atau ada rencana menggunakan wawancara atau observasi dalam penelitian mendatang saya pernah melakukan wawancara kepada siswa namun bukan sebagai penelitian secara global namun lebih ke penelitian individu untuk mencari sebab-akibat perilaku yang dilakukan di kelas. Sebenarnya itu sudah merupakan proses pengumpulan data. Untuk rencana apakah akan menggunakan wawancara dan observasi ada rencana dan nanti menyesuaikan judul Thesis yang sudah fix apakah diperlukan atau tidak.

Mohon izin bertanya, contoh kasus penelitian bagaimana yang dapat menggunakan metode observasi dan wawancara sekaligus dan kondisinya kita tidak ada tim untuk melakukan multitasking observasi dan wawancara kepada 1 kelas misalnya ? bagaimana solusinya ?

Terima kasih.

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of M. Ali Alfian

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

M. Ali Alfian

Monday, 27 September 2021, 6:08 PM

 

contoh sederhanya. ketika mendapatkan nilai dari pemahaman konsep seseorang berkebutuhan kusus seperti tuna netra maka kita bisa menggunakan wawancara dan observasi tehadap kegiatan belajarnya

solusinya adalah dengan instrumen yang baik, sehigga dapat dibantu melakukan observasi atau wawancara oleh peneliti lain

 

Permalink | Show parent | Edit | Delete | Reply

Description: Picture of Shinta Dewi susanti

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

Shinta Dewi susanti

Monday, 27 September 2021, 11:03 AM

 

ijin bertanya, untuk melakukan wawancara aberapakah jumlah responden yang sebaiknya diwawancarai untuk mendapatkan data yang baik dan relevan?

terimakasih

 

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of M. Ali Alfian

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

M. Ali Alfian

Monday, 27 September 2021, 6:09 PM

 

tergantung dari penelitian yang dilakukan menggunakan populasi atau sampel

 

 

Description: Picture of Kurnia Islamiyah

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

Kurnia Islamiyah

Monday, 27 September 2021, 11:18 AM

 

Terima kasih atas uraian materinya.

Saya pernah menggunakan teknik pengumpulan data dengan  obesrvasi ketika melakukan peneltian tidakan kelas. Observasi juga dibantu guru dalam satu rumpun IPA.

Namun untuk penambilan data secara wawancara belum pernah saya lakukan.

 

 

Permalink | Show parent | Reply

Description: Picture of M. Ali Alfian

Re: Diskusi dan Berbagi Pengalaman Wawancara dan Observasi

M. Ali Alfian

Monday, 27 September 2021, 6:08 PM

 

terima kasih atas berbagi pengalamannnya

Komentar